In
hair care,
hair tonic
Hair Tonic Battle: Mustika Ratu Penyubur Rambut, Rudy Hadisuwarno HairLossDefense & Sariayu Tonik Mayang Sari

agar rambut lebih sehat, tentu merawat rambut dengan shampoo dan conditioner saja tidak cukup. rambut masih perlu asupan nutrisi pada akarnya. maka saya rajin menggunakan tonik rambut untuk memberikan nutrisi dari dalam. berbagai merk tonik rambut sudah saya coba, tiga merk terakhir yang pernah saya gunakan adalah Mustika Ratu Penyubur Rambut, Rudy Hadisuwarno HairLossDefense hair tonic dan Sariayu Tonik Mayang Sari. saya akan menggelar pertandingan untuk tiga merk ini, siapakah yang tertangguh dan menjadi pemenangnya di rambut saya? well..let's see.. *senyum sinis*
mari kita mulai dengan....
tekstur & bau

Mustika Ratu (MR) : cair berwarna oranye. berbau wangi tapi bercampur dengan bau jamu-jamuan... hmm... saya nggak suka baunya -___-
Rudy Hadisuwarno (RH) : cair tidak berwarna (bening). baunya wangiiiiii banget dan alkohol banget... saya biasa memakainya pagi hari, sehabis keramas. malemnya waktu ketemuan sama pacar, dan dia mencium rambut saya (ihik..), katanya bau wanginya masi tajam.. dan dia jadi teringat wangi rambut ibunya.. hmmm...
Sariayu (SA) : cair berwarna hijau. baunya seger, masi tercium semacam campuran bau daun-daunan dan wangi bunga-bungaan. menurut saya wanginya lebih enak dari mustika ratu, dan tidak setajam bau toniknya RH.
kemasan

MR : kemasannya cukup besar, nettonya 175 ml. bentuk botolnya sama seperti botol shampoonya, terbuat dari plastik bening. dengan tutup fliptop yang praktis, tapi sayang mulut botolnya cukup besar dan datar. alhasil waktu dipakai isinya tumpeh-tumpeh kemane-mane.

RH : ada dua kemasan, yang saya punya ini kemasannya yang besar, nettonya 225 ml. tutupnya ulir dan saya suka lubang mulut botolnya kecil dan bentuknya yang memudahkan saya untuk mengaplikasikan produk di kulit kepala, isinya juga tidak mudah tumpah.

SA : kemasannya terbuat dari plastik berwarna putih susu, tapi putih susu yang encer banget *bisa dibayangkan?* *kalo ngga bisa dibayangkan, lihat foto lah ya..* tutupnya berbentuk ulir, dan mulut botolnya datar *meh ~ * lubang mulut botolnya kecil, sehingga sewaktu dituangkan ke kulit kepala, produk yang mbleber kemana-mana tidak terlalu banyak... yahh.. masi lebih baik daripada botolnya MR punya.

ingredients
silahkan disimak, dibaca dan dihayati sendiri yaa....
MR

RH

SA

harga
MR : Rp. 13 ribuan (harga setelah diskon) per 175 ml
RH : Rp. 39 ribuan per 225 ml
SA : Rp. 15 ribuan (harga setelah diskon) per 200 ml
kesan saya setelah menggunakan masing-masing produk
perlu diketahui, saya menggunakan produk ini tidak bersamaan atau dalam jarak waktu yang berdekatan. pertama saya menggunakan MR sekitar satu bulanan, dan berhenti memakai tonik sekitar 3 minggu. baru saya memakai RH sekitar satu bulan. kemudian stop lagi, rehat 2 minggu tanpa hair tonik, dan saya menggunakan SA sampai hari ini.
MR : menurut saya hair tonic MR susah meresap di kulit kepala. lama kelamaan saya merasakan gatal-gatal pada kulit kepala. beberapa hari saya hentikan pemakaian, lalu saya pakai lagi. hasilnya tetap sama, kulit kepala saya teteup gatal-gatal. saya berhenti menggunakan produk ini. cukup. saya kapok.
RH : ada sensasi dingin di kulit kepala, saya rasa itu karena kandungan alkoholnya yang tinggi. bukan semriwing yaa, tapi dingiiiinnn.. dan wanginya yang tajam semerbak kemana-mana. saya sih suka wanginya, dan tidak menyebabkan kulit kepala saya gatal-gatal. kenapa saya berhenti? karena produk ini mengandung silikon.. saya memang menghindari produk perawatan rambut bersilikon.
SA : saya suka menggunakan produk ini, bebas silikon, tidak menyebabkan kulit kepala saya gatal, dan bau alkoholnya pun tidak tajam. walaupun berbau daun-daunan, tapi nggak terlalu mengganggu buat saya.
dan.. yang berhasil mencuri hati saya adalah ...

jadi begitulah pengalaman saya dengan ketiga tonik rambut ini. sampai jumpa lagi yaaa.... jangan lupa mampir-mampir lagi :*
adios.