Translate

Lovely Review: Olay Total Effects 7 in 1 Pore Minimizing CC Cream

18.12

Hola..

Sebelumnya saya kurang tahu beda BB ceam dan CC cream. Saya pikir sama saja, hanya permainan para marketing untuk dapat lebih banyak lagi menjual produk dari brand yang dipasarkannya. Ternyata pas saya coba produk CC cream dari Olay ini, saya rasakan kalau CC cream berbeda dengan BB cream. CC cream terasa lebih ringan dengan coverage sheer, terlihat nyaris tidak ada bedanya dengan bare face.




Produk ini datang dengan kemasan kecil 20 gram dan dibungkus dengan kardus kecil. Bentuk kemasannya mirip banget dengan Olay Natural White yang pernah saya review di sini. Sebenarnya ada kemasan besar, tetapi untuk coba-coba dulu, maka saya memutuskan untuk membeli kemasan kecil saja. Oh iya, untuk kemasan kecil saja harganya sudah terbilang mahal, kalau tidak diskon harganya sekitar 90-100 ribu rupiah. Tapi waktu saya membelinya, ternyata sedang ada diskon besar. Hanya cukup membayar 50 ribuan saja saya sudah dapat membawa pulang produk ini.


Detail Produk



Pada bagian kardusnya tertulis aneka keterangan, mulai dari produsen, deskripsi produk, ingredients, hingga cara pakai. Pun ditulis dalam 4 bahasa yang berbeda. Sama seperti produk keluaran Procter & Gamble yang lain, produk ini diproduksi di Thailand.


Kemasan



Kemasannya berbentuk tube yang langsing, sehingga tampak lebih ringkas dan mudah dibawa-bawa. Dengan dominasi warna putih dengan hint keemasan yang sangat samar, membuat tampilannya terlihat lebih mewah. Mulut botolnya kecil, jadi pada saat mengeluarkan produknya nggak bakalan tumpeh-tumpeh kemana-mana. Tutupnya berupa tutup ulir dengan warna hitam. Jangan khawatir, kalau nutupnya rapat, tutupnya nggak bakalan kebuka sendiri kok kalau pas ditaruh di pouch dan dibawa pergi-pergi.


Tekstur dan Bau



CC cream ini tersedia dalam 2 shade yang berbeda, yaitu light dan medium. Setelah cap cip cup mau yang mana, karena memang tidak disediakan tester, akhirnya saya memilih yang medium. Dan, ayey, ternyata shadenya pas.

Teksturnya berupa krim yang berwarna coklat sedikit greyish. Mudah sekali dibaurkan dan juga mudah meresap ke kulit. Tidak menimbulkan kesan greasy sama sekali. Baunya semacam wangi peach, yang setelah dibaurkan di wajah, baunya akan hilang. Biasanya usai memakai CC cream ini, saya timpa dengan loose powder. Tetapi kalau tidak ingin dikasih bedak lagi juga sudah oke kok.

CC cream ini coveragenya sheer. Benar-benar sheer seperti tinted moisturizer saja. Sudah mengandung SPF juga, tetapi angkanya hanya 15. Kalau dirasa belum mencukupi untuk proteksi di negara tropis seperti di Indonesia, sebelumnya bisa dipakaikan sunblock terlebih dahulu.


Penampakan di Wajah





Ini pakai foto lama, setelah saya memutuskan untuk memotong rambut gondrong saya. Soalnya CC creamnya sekarang sudah habis bis bis. Jadi kalau pakai foto terbaru saya sekarang, harus beli lagi dong :(

Agak curang sih, penampakan di wajah itu sudah saya timpa dengan loose powder. Hehehehe.. Jadi gitu deh kalau saya pakai, nggak belang sama leher, dan nggak ada coveragenya. Awalnya saya sempat khawatir kalau-kalau produk ini bakalan bikin wajah saya kusam. Gimana enggak, warna krimnya aja berhint abu-abu begitu. Tetapi ternyata enggak lohh, kalau sudah meresap nggak bakal bikin tone wajah berubah. Untuk oil control, mungkin terbilang kurang bagus, karena baru dipakai dua jam saja, bagian hidung saya sudah tampak mengkilap. Ya, mungkin karena produk ini dikhususkan untuk kulit orang dewasa yang lebih membutuhkan hidrasi dan kelembapan daripada produk yang dapat mengontrol minyak berlebih. Sekarang saya bisa mereview oil control juga dong, wajah saya yang dulunya kering tetiba berubah menjadi kombinasi.

Produk ini termasuk dalam rangkaian Olay Total Effects 7 in 1, yang mana memang dikhususkan untuk kulit yang mulai menuju "dewasa". Haiyahh.. Kulit orang berumur 25++ lahh. Untuk manfaat skincarenya saya tidak merasakan perubahan yang berarti pada wajah saya. Kulitnya ya gitu-gitu aja. Tonenya gitu-gitu aja. Teksturnya gitu-gitu aja.

Kesimpulan

- Kemasannya kecil sehingga mudah dibawa-bawa.
- Coveragenya sheer.
- Shade medium pas untuk skintone saya yang fair-medium, dengan undertone warm.
- Harganya tergolong mahal.
- Wangi buah peach, tetapi akan segera hilang begitu seluruh produknya meresap ke kulit.
- Sampai saya menghabiskan 1 tube kecil, manfaat skincarenya kurang terasa.

Repurchase? Maybe.
Recommended? For dry skin or mature skin, YES.
Penilaian produk: 6 dari 10, karena manfaat skincarenya nggak terasa, oil controlnya kurang bagus.
Penilaian kemasan: 8 dari 10
Penilaian keseluruhan: 7 dari 10. Mayan lahhh..

Bellezas punya rekomendasi CC cream yang oil controlnya nampol untuk jadi kandidat the next CC cream saya?


You Might Also Like

5 komentar

  1. pore minimizer, itu pore nya beneran ke minimizer gak? hihihi *nasip si pore gedai-gedai ~

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau untuk pertanyaan itu aku ngga bisa jawab.. pore ku ngga geday-geday...hehehe

      Hapus
    2. kalau untuk pertanyaan itu aku ngga bisa jawab.. pore ku ngga geday-geday...hehehe

      Hapus
  2. Wah, Olay ada CC cream ya sekarang *basi*
    Aku udah lama banget gak pake CC cream karena kalo dipikir2 kan coveragenya minimal banget, jadi kayanya lebih baik pake tabir surya aja sekalian. Terakhir pake CC cream dari Laneige, hasilnya bagus banget untuk yg suka dewy finish :)

    xx
    Oh Dear Bumblebees

    BalasHapus
  3. Ah sudah lama aku penasaran banget sama cc cream ini tapiiii... harganya itu lhooo... bikin mundur XDDDD;;;;

    http://farrelandmerry.blogspot.co.id

    BalasHapus

Spread some loves :)