Translate
Ahoj!!
*means "Hello" or "Hola"*
*this is the first word I learnt from my Slovak friend* -intermezzo-
Salah satu alasan kenapa saya nggak beli produk ini lagi, adalah karena rasanya kurang bersih setelah cuci muka pakai Himalaya whitening face wash ini. Tapi, yang namanya perasaan nggak bisa sama terus selamanya. Jadi... Gimana? Apakah perasaan saya terhadap facial wash ini masih sama seperti yang dulu? Nggak benci... Tapi juga nggak cinta...
Baiklah... Akan saya ulas produk ini untuk memberikan petunjuk bagi bellezas untuk menemukan jawabannya... :)
Lovely Review: Purbasari Matte Lipstick 83 Piruz, 84 Ruby, 89 Jade, 90 Crystal










bohong banget ya kalo saya bilang kulit saya ngga bermasalah sama komedo. semua orang pasti pernah, atau bahkan sering mengalami kejengkelan dengannya. hanya saja ada yang jengkel terus lupa, ada juga yang ga bisa lupa sampe harus facial di salon demi mengusir komedo. saya tipe yang pertama. bukan apa-apa, tapi saya ngga suka aja muka saya dipencet-pencetin sama orang yang ngga dikenal. entahlah dari dulu saya paling ngga tertarik sama sesuatu bernama facial. facial such a nightmare. tapi saya bukan satu-satunya perempuan yang belum pernah facial kok. ada satu penyiar radio di jogja yang belum pernah facial juga. ga usah disebutin namanya lah ya, pokoknya dese vokalisnya suddenly sunday :D . jujur saya lega saat tahu hal itu, ternyata saya ga sendirian. wakaka.
beberapa minggu yang lalu saya dikirimi produk dari cellnique untuk keperluan review di blog. eits.. tenang saja, review yang saya tulis jujur kok, jadi ga perlu buru-buru close tab begitu tau ini produk sponsoran. baca aja dulu :D
setelah saya memberikan data diri saya kepada pihak bliv, saya juga menyampaikan bahwa jenis kulit saya yang kering-kombinasi, beberapa hari kemudian sampailah produk ini ke rumah saya. produk ini bernama bliv off with those heads. bisa jadi solusi buat menyingkirkan komedo berkepala hitam maupun berkepala putih (ahelah..bahasanya -___- ) tinggal oles- oles di wajah, dan hasilnya alan terlihat selama 2 minggu. saya rasa produk ini cocok untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan berminyak.
alright then, sebelum berlanjut, mari kita telusuri dulu produk apakah ini..
sebenernya saya sudah tau produk ini dari ses Putri. pas main ke cafenya saya ditanyain dapet produk dari bliv apa ngga. kemudian saya baca deh review blog nya. menarik juga. cuma satu yang ngga bikin menarik, yaitu harganya.

tampilan kemasan kardusnya dijaketi dengan plastik mika jadi memberi kesan exclusive.
segala macam keterangan tertera di kardusnya. list ingredientsnya mayoritas bahan alami. mungkin ini yang bikin mahal.

Produk ini hadir untuk para perempuan yang megidamkan kulit bebas komedo tanpa perlu repot facial ke salon dan tanpa rasa sakit. berikut keterangan lebih lanjut tentang manfaat Bliv:
• Menghilangkan komedo hitam dan komedo putih
• Menjaga jerawat di bawah kontrol
• Kontrol minyak
• Menghentikan penyumbatan pori-pori
• Menyediakan pengelupasan secara lembut
• Memiliki sifat menyejukkan dan hidrat

produk ini ada jaminan moneyback guarantee, jadi misalnya produk ini tidak bekerja di kulitmu, nanti uangmu bisa kembali. dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, tentu saja. di kotaknya juga terdapat keterangan bahwa produk ini: beauty salon formulation, yang mana artinya adalah bahwa bliv ini memiliki formulasi yang sama dengan produk di salon kecantikan.

kemasannya terbuat dari plastik, dengan pump untuk mengeluarkan produknya. sangat higienis.

tidak perlu risau dapet produk yang sudah expired. produk ini disertakan tanggal kadaluwarsanya kok di bawah kotak kemasannya dan di bawah botolnya. tapi setelah dibuka kemasannya, produk ini hanya dapat dipakai dalam jangka waktu 12 bulan.

saya biasanya menggunakan produk ini sebesar biji kacang hijau untuk seluruh daerah hidung.

teksturnya berupa gel bening kental. sewaktu diaplikasikan di hidung saya, oh my Lord, pedesnya sampe ke mata (mata saya memang sangat sensitif). lumayan gengges sihh walau di kulit hidung saya ga ada masalah, hanya terasa sensasi dingiiiinn tapi lama kelamaan saya mulai terbiasa. baunya mirip sama obat batuk hitam kalo saya bilang. gelnya tidak langsung meresap ke kulit, tapi harus ditunggu 1-2 menit dulu.
bliv ini saya pakai ketika malam sebelum tidur. setelah 3 minggu (harusnya sih 2 minggu udah bisa mulai dipencet-pencet tuh komedonya) saya mulai ritual pencet-pencet hidung buat ngeluarin komedonya. dan.. tadaaa.. begini lah penampakan hidung saya..

kok sama aja yak? bihihik. jujur saya ngga melihat perbedaan di foto before dan afternya kecuali bagian kulit mengelupas di cuping hidung gegara kulit kering. padahal pas dipencet ya keluar tu putih-putih komedonya. tapi kalo diresapi pas ngaca, keliatan hasilnya permukaan kulit hidung saya jadi lebih mulus dan lebih bersih.
kesimpulan:
+ kemasannya exclusive dan higienis.
+ pemakaiannya irit, cukup sebesar biji kacang hijau untuk seluruh area hidung dan sekitarnya.
+ efektif menghilangkan komedo.
+ praktis, ga perlu mencetin komedo di salon.
+ keterangan nya lengkap ada list ingredients dan tanggal kadaluwarsa.
- harus beli online
- it's pricey! harganya USD 49 isinya 30 ml
semoga review kali ini bermanfaat, terutama bagi bellezas yang ga suka facial kayak saya. :)
thank you Bliv for give me a chance to try this product.
kunjungi Bliv di media sosial:
Facebook Bliv Indonesia
Instagram Bliv Indonesia
Web Bliv Indonesia
hello sugar..
karena hari ini saya berencana melakukan photoshoot dengan pacar saya, maka saya lengkapi riasan saya dengan alat perang yang lain, tapi saya pakai tipis-tipis saja. selain agar terlihat lebih natural, saya ngga mau keliatan menor di tempat umum. karena setelah photoshoot ini saya mau jalan-jalan sama pacar. xixi
| ssetelah pakai lipstick Pixy warna Hazy Rosy tampilan wajah saya jadi nggak pucat lagi. siap buat difoto sama pacar. ;) |
ini dia hasil photoshoot nya..
iseng-iseng diretouch hasil fotonya sama si fotografer, hasilnya jadi kayak gini...
| kegitatan saya selagi menunggu si pacar dapet batik sesuai seleranya. |
| penampakan wajah saya setelah berjalan jauh dan muterin toko batik di sepanjang Malioboro. capek sih, tapi makeup tetep dengan tenangnya nempel di muka. |
seperti ini
tetap cerah 12 jam. ga pake touch up karena emang ga sempet, dan saya bukan perempuan yang doyan touch up :D . tapi hasilnya wajah saya bebas kusam dan bebas kilap hingga 12 jam. bener-bener ngga mengkilap, tapi kulit malah jadi keliatan dewy. bb cream yang menyatu dengan kulit wajah menghasilkan makeup cerah sampai malam.

hola..
sebelumnya saya mau sampaikan satu hal yang teramat penting, bahwa bahaya banget temenan sama yang namanya vicky si empunya buildtheface.blogspot.com. pasalnya lagi-lagi produk yang akan saya review kali ini adalah racunnya vicky. jangan salah, racunnya vicky masih ada sederet lagi. ga percaya? mau keracunan juga? cek aja di blognya, dese barusan ngepost tentang cheap but great foundation

eniwei, udah lumayan lama saya beli produk ini, yaa selang 3 hari lah setelah vicky beli lipstik ini dan saya lihat hasilnya di vicky bagus. lagian warna ini saya belum punya. sumpah. mayan deh buat dicampur-campur sama lipstick warna lain.

keterangan dan ingredients di kardusnya.
kemasan dan kardusnya memiliki warna yang sama yaitu magenta. kemasannya ringan, tapi saya nggak tau materialnya terbuat dari apa, yang jelas bukan dari plastik atau logam.

shade lipstick yang diklaim sebagai lipstick matte ini bernama LM308 hazy rosy. dengan nettonya 3,8 gram, sama seperti nettonya wardah matte lipstick (reviewnya dimari, klik aja dah..)

kalo kata saya warna lipsticknya rosy nude with a hint of peach. swatch di tangan saya keliatan ngga matte-matte banget teksturnya. setelah dipulaskan di bibir hasilnya satin, tapi lama kelamaan akan memberikan hasil akhir matte. sebenernya satu kali swap saja sudah cukup menutupi warna asli bibir saya. tetapi warna asli bibir atas saya kurang tercover dengan baik, samar-samar masi keliatan hitam gitu.

penampakan di bibir bikin saya keliatan pucet banget. kayak orang sakit yang kehilangan gairahnya. selain itu teksturnya kayak kurang nyatu di bibir. sempet kesel sih sama lipstik ini, akhirnya saya akali dengan mengoleskan lipgloss berwarna oranye yang samar-samar

dan tadaaaa penampilan bibir saya jadi keliatan lebih ada warnanya dan jadi lebih becek. karena bibir saya kering banget jadi kurang cucok kalo pake lipstik matte tanpa lipgloss.


kesimpulan:
+ warnanya unik
+ kemasannya ringan tapi kokoh
+ bisa dicampur dengan lipstick lain yang warnanya bold biar terlihat lebih soft.
- teksturnya kurang menyatu di bibir
- kurang bisa menutup warna asli bibir bagian atas saya
harga: sekitar 37k (belum diskon)
beli lagi? nope
recommended? buat yang bibirnya ngga kering mungkin akan cocok.
postingan selanjutnya saya mau ngomongin apa yaaa..?? makanya biar ngga ketinggalan jangan lupa follow blog ini yes.. *smooch smooch*
adios!
rasa-rasanya sudah lama sekali saya ga review bedak. yasudahdeh sekarang saya mau review bedak ajaaahh.. bedak yang akan saya review kali ini adalah bedak tabur dari Inez bernama Satin Smooth Face Powder. oia saya cari-cari di google kok belum pernah ada blogger yang mereviewnya ya? apakah jelek? apakah banyak yang ngga suka? apakah orang-orang di luar sana tidak ada yang tahu keberadaannya? hmmhh.. itu semua masi menjadi misteri.. sampai saya menerbitkan tulisan ini. hahahah!
saya udah pengen coba bedak ini dari 2 tahun lalu, tapi harganya mahal bok untuk sekelas bedak tabur. 2 tahun lalu masi 50 ribuan sekarang udah 65k. ihh untung ya di supermarket kesayangan selalu ada diskon. xixi. jujur saja sebenernya saya udah lupa kalo saya pernah penasaran sama inez ini. tapiiii karena suatu hari saya chattingan sama vicky, dia jadi mengingatkan saya pada bedak ini. lupa waktu itu ngomongin apa, yang jelas si vicky suka banget sama bedaknya inez ini. ihh saya jadi penasaran lagi doooonng. dulu sih saya pernah pake yang kemasannya bulat, lupa deh nama bedaknya apaan. udah lama banget, saya pakenya tahun 2010. saya suka sama yang kemasan bulet itu tapi shade ivory bikin muka saya jadi ashy. beuhh.. tapi saya pake sampe habis sih. entah gimana caranya produk yang udah saya beli tersebut jangan sampe mubazir.
singkat cerita, akhirnya saya beli deh ni bedak, walau awalnya shade yang saya mau katanya habis, tinggal ada ivory, dan saya ngeyel ga mau beli kalo bukan shade natural. setelah terjadi eyel-eyelan yang cukup panjang dan melelahkan, akhirnya si mbak BA yang mukanya mirip nikita mirzani itu bilang: "stok nya masi di gudang. kalo mau nunggu sebentar, saya ambilkan ke bawah..?" saya bilang: "oke mbak.." sambil rolling eyes dan saya mbatin, kenapa ga dari tadi nawarinnya. wooo..
dan si embak pun lari-lari kecil menuruni tangga menuju ke gudang. saya nunggu sambil nyobain testernya satu-satu di situ mumpung si BA pergi, dan BA satunya sibuk ngecap-ngecapi kertas sambil nggosip sama BA dari brand lain. 15 menit kemudian si mbak BA dengan tergopoh-gopoh mendatangi saya sambil berkata girang: " ini mbak.. maaf ya lama.." "ngga pa-pa mbak.." jawab saya sambil meraih tisu dan ngelapin tangan saya yang penuh dengan coretan hasil colek-colek tester. kemudian saya meringis.

inilah bentuk luar produk yang saya beli.

kemasannya berbentuk kotak, dengan tutup berwarna biru doff, dan wadah berwarna transparan. kemasannya so-so sih, ngga terlalu jelek dan ngga terlalu bagus menurut selera saya. tapi mending lah daripada daripada.. :D

tuhh yang saya beli shade nya yang natural, paling kuning diantara shade-shade yang lain

cara membuka tutupnya tinggal tarik tutupnya ke atas. cara menutupnya juga tinggal tekan ke bawah, tapi harus dipaskan sama bagian tutup yang krowak dengan bagian wadah yang menonjol berwarna perak tersebut. tutupnya cukup rapat, tapi kemasannya besar, kalo mau dibawa-bawa lumayan memakan tempat di pouch makeup.

puff nya berwarna putih dan cukup lembut, tapi jarang banget saya pakai karena saya lebih suka mengaplikasikan dengan complexion brush nya elf.

ini dia list ingredients dan keterangan lain yang terdapat di kardusnya. karena methicone menduduki no. 2 di daftar ingredientsnya, maka bedak ini punya efek memuluskan kulit secara instan. beneran sih ketika selesai diaplikasikan, pori-pori besar di dekat hidung langsung tertutup sempurnya dan penampakan kulit saya jadi terlihat lebih mulus. yaaa.. saya ga pake apa-apa udah mulus dari sononya. xixi.

ini penampakan warna bedaknya. saya pilih shade natural karena shade inilah yang paling kuning. jadi bagus di muka saya karena warnanya pas (maksudnya kuning nya pas) ngga ada kesan ashy atau pektay.

tekstur bedaknya bukan tipe bedak yang bentuknya "bubuk banget" gampang terbang-terbang, tapi teksturnya agak creamy mirip two way cake yang diancurin jadi bentuk bubuk gitu. yaa semacam loose powder rasa twc gitu lah..
swatchnya di tangan.

sebelum dan sesudah memakai bedak, perbedaan yang mencolok adalah warna kulit saya terlihat lebih cerah. coveragenya mirip twc, nampol abis.. ga pake foundation aja udah nampol gini, gimana kalo pake foundation ya? kayak gini ni kalo pake foundation dulu..

saya pake foundationnya biocell yang diaplikasikan dengan duo fibre. kemudian saya ulaskan tipis-tipis si inez pake complexion brush. dengan atau tanpa pemakaian foundation terlebih dahulu, tidak menyebabkan muka saya terlihat cakey. semakin lama malah terlihat semakin menyatu dengan warna kulit.
kesimpulan:
+ coverage bagus, medium-full
+ kemasan cukup praktis
+puff lembut
+ tutup rapat
+ngga cakey
- kemasannya besar dan penampilannya cukup membosankan dengan warna biru tua khas nya inez
- harganya mahal
- baunya wangiiiii banget, sama seperti wanginya inez twc (reviewnya dimari,mpok..)
- hanya tersedia 3 shade: beige, ivory, natural
buat yang lagi cari bedak tabur rasa two way cake, boleh si inez ini dicoba. tapi kalo cari yang coveragenya ringan, sepertinya bedak ini ngga cocok.
sampai jumpa lagi di postingan selanjutnya.
adios!




